Posts

Showing posts with the label budaya pekalongan

Batik Bulan, pesona batik premium Pekalongan

Image
JavaChic - Sekian lama menetap di Pekalongan, dari dulu sebenernya saya ingin bertandang ke Jetayu Residence, tepatnya di kediaman Bu Wulan Utoyo atau lebih akrab dipanggil Cik Lan . Seorang tokoh masyarakat yang juga pemilik usaha Batik Bulan . Acap kali kami bertemu di acara-acara pemerintahan atau acara komunitas, jadi saya ingin menyempatkan diri untuk bersilaturrahim. Tapi sebenarnya saya takut... takut kalap haha  Beliau adalah wujud profil pengusaha dengan keramahan khas Pekalongan. Ramah terhadap customer dan tegas dalam berorganisasi. Sebagai tokoh masyarakat, Cik Lan merupakan pengayom di berbagai komunitas di Kota Batik. Beliau adalah salah satu garda depan Komunitas Batik, dan menjabat sebagai Penasihat di Kadin Pekalongan dimana saya pernah mendapat kesempatan menjadi salah satu anggota di Divisi Pariwisata. Bicara KADIN, ingin saya menyapa Bapak Nanggolo Mulyo Waniadji , Ketua Kadin Pekalongan saat itu. Salah satu profil besar di Pekalongan yang kerap berbagi ilmu...

4 hal yang perlu diketahui mengenai Batik Cap

Image
javvachic  - Batik menyimpan seribu cerita dibalik sehelai kain yang terpampang indah di hadapan kita, atau yang kita kenakan sebagai busana. Bukan saja cantik dipandang secara visual, namun apabila kita mengetahui rumitnya proses pembuatannya, maka akan terselip rasa bangga dan akan membuat kita semakin menghargai adikarya warisan nusantara ini. Sayangnya, sebagian besar masyarakat atau konsumen mungkin belum mengetahui perbedaan antara  batik print, batik cap, atau batik tulis. Kilas balik dulu sekitaran tahun 2014 di Baltos Bandung. Seorang pengunjung menanyakan kepada saya apakah baju batik yang dia beli di toko sebelah batik tulis atau bukan. Well memang strategi si Teteh sebelah akan teriak2 ke pengunjung "Mangga Bu batik tulisnya Bu..." apapun yang mereka jual. Yah namanya strategi ya bebas bebas aja sih, hanya sangat disayangkan kalau lain dari kenyataan. Sekilas lihat aja saya sudah bisa nebak jenis batiknya. Gak ingin melihat si Ibu kecewa, walaupun dalam hati udah ...

DANCING JOY MOVIE, a tribute to Humanity - feat PEKALONGAN MENARI -

Image
javvachic -  Pekalongan Menari , a local traditional dance group representing Indonesia participated along with other 21 countries for a contribution to the World's Peace mission through dancing. How was it possible? Well here's our story...  January 2018 : a dance challenge was offered by Isman Habibillah from Global Peace Foundation, a film maker enthusiast. I did not take long to say yes as the idea seems to be a wonderful project to promote culture & tourism. Then I made some research, and together with my partner Ms Arofah Arie from Surya Budhaya we discussed some ideas with our choreographers Cahya & Arief, a dancer architect. So we began to  select dancers and finally a team including 11 performers was formed to render a traditional dance adapted from the coastal area and based on the urban legend intitled " Tari Sintren ", beautify with modifications. T he original Sintren art is a kind of believe it or not performance to see from your own eyes; kno...