Guci, destinasi untuk alasan plesir tipis pas weekend

javvachic - Ketika minggu lalu para traveller pada sibuk mengunjungi destinasi Dieng Festival, aku sebagai bumil ya cari tujuan lain yang lebih bumil friendly, dan yang bisa berendam-rendam manja sambil relaxing sekeluarga. Jadi pilihannya dari Pekalongan adalah Guci yang merupakan obyek wisata pemandian air panas di kaki Gunung Selamet Jawa Tengah, seperti halnya Garut di Jawa Barat.

Guci berjarak sekitar 64,5 km dengan waktu tempuh sekitar 2-3 jam. Pilihlah waktu yang tidak terlalu padat, seperti Jumat. Selain tidak seramai hari Sabtu/Minggu apalagi libur besar, dari segi harga rate penginapan seperti villa/hotel/guesthouse jatuhnya akan lebih murah. Dan juga obyek wisata yang akan kita kunjungi tidak akan sepadat hari-hari libur, jadi suasana akan terasa lebih menyenangkan.
Kebetulan tinggal di Pekalongan ada advantage libur di hari Jumat di sebagian besar sekolah swasta maupun industri swasta; atau yang libur di hari sabtu/minggu pun bisa ambil waktu langsung setelah pulang sekolah, sehingga pas bisa tiba di Guci siang. Tentunya kita mau memanfaatkan waktu check-in kan. 

Berikut tips-tips untuk plesir ke Guci:
1. Berangkat selain weekend/libur besar, seperti hari Jumat
2. Booking jauh-jauh hari penginapan yang akan dituju terutama untuk group booking
3. Bandingkan rate di situs-situs penginapan seperti misalnya booking.com
3. Siapkan perbekalan secukupnya untuk cemilan sebelum sampai tujuan
4. Siapkan baju hangat
5. Cari tahu jadwal pengurasan kolam renang hotel/obyek wisata (biasanya pengelola punya jadwal tetap, setelah sore/maghrib hari biasa/Jumat)
6. Cek kesehatan kendaraan anda seperti lazimnya untuk perjalanan jauh

Setelah menentukan pilihan penginapan, cus berangkat dengan tenang dan happy deh. Jika waktu tidak terlalu panjang, sebenernya cukup kok pulang hari kalau dari Pekalongan aja. Yang penting pulang dari Guci, hati happy, badan pun seger!


Pilihan Kuliner & spot menarik:
Melewati kota Pemalang dan Moga, berbagai pilihan kuliner tersedia jika sudah tiba waktunya makan. Di Pemalang sendiri ada pilihan favorit kami yaitu RM warung sedepan yang di kanan jalan, duh lupa namanya, dibantu dengan foto deh kalo nemu hehe. Terus ada RM seafood Warung Djawa (kepiting, srimpingnya, waow finger lickin' good banget), dan kalau malam ada warung tenda seafood Kokita 32 (murah, enak, cepet). 
Oh iya di Pemalang ada a spot menarik juga nih, wisate berkuda Turangga Seta Sarangdana Horse Field. Dari namanya aja udah keren kan... yang hobby berkuda, yang kangen suasana di D'Ranch Lembang Bandung bisalah mampir kemari. Next ah kudu disambangi kalo debay sudah nongol ke dunia. Kebetulan anak-anak ketika masa kecil mereka pernah kita perkenalkan olahraga berkuda sebagai salah satu sunnah Rasul, ketika masih tinggal di Jakarta, di Falco Pamulang.

Di Moga sendiri kebanyakan rumah makan kambing balibul ya yang bertebaran sepanjang jalan, tapi kita belum pernah nyoba. Atau kalau waktunya panjang, mau mampir rafting, arung jeram dsb bisa dilakukan di Moga River Park Rafting. mau camping, ada camping ground di sebelah kanan jalan setelah wahana tersebut.

Destinasi pemandian & penginapan:
Disambut sebuah gapura Selamat Datang, pengunjung akan dikenakan tiket  seharga 5000rb per orang. Tergantung lokasi berikutnya harga tiket masuk (HTM) pun akan bervariasi.
Setelah beberapa kali mengunjungi Guci, pilihan penginapan rasanya tergantung jumlah anggota keluarga/traveller yang akan ikut. Tersedia beberapa tipe penginapan seperti guesthouse, villa dan hotel yang rata-rata semuanya dialiri keran air panas alami. Setelah browsing dan info dari keluarga, pilihan kami jatuh ke:
1. Villa 
Villa berkisar rata-rata 650rb ke atas hingga 1jt an ke atas, itupun sudah dilengkapi kolam renang. Setelah browsing sana-sini sepertinya Vila Puri Mutiara cukup menarik, dengan layout 3 kamar bernuansa interior jawa etnik dan kolam renang yang cukup memadai. Cek lagi di situs ya untuk rate aktual. 
Tidak semua villa dilengkapi kolam renang pribadi tentunya, ada yang cukup mini untuk sekedar berendam keluarga seperti di Villa ... Area yang terdiri dari 2 villa ini memiliki 1 kolam renang mungil, namun cukuplah untuk berendam-rendam. Ketika itu kami sedang bepergian dengan keluarga besar sehingga diberi fasilitas ini. 

2. Hotel 
Hotel yang lebih baru tentunya akan terasa lebih nyaman, seperti halnya Hotel Sankita Guci. Terletak di Jl Lingkar Barat No. 3, sebelumnya kita akan melewati sebuah cafe dengan outdoor menarik yang cukup instagrammable. 
Dengan rate mulai 575rb, hotel ini memiliki view ke lembah pegunungan dan pool view. Tersedia beberapa type seusai kebutuhan, rekomendasi JavaChic adalah kamar yang terletak di lantai atas depan teras, dan unit family suite dengan 2 kamar dilengkapi dengan pantry dan ruang keluarga, menghadap kolam renang khusus tamu hotel sehingga suasana privacy akan lebih terasa. 
Cafenya menyediakan menu yang cukup beragam dengan menu lokal/western/chinese. Pengujung cafe yang tidak menginap pun diperbolehkan menikmati kolam renangnya.
Booking jauh-jauh hari, beberapa minggu/sebulan sebelumnya karena hotel ini sering full house kecuali merasa cukup dengan tipe kamar standar jika tersedia.

sumber: booking.com


            
sumber : booking.com

sumber: booking.com
              
cafe otw hotel
duduk duduk manja

  
sudut kawasan wajib senyum


khusus jomblo *eh

3. Wahana 

Hot Water Boom Guciku, sebuah wahana pemandian air panas yang juga dilengkapi dengan hotel dan deretan villa. Villanya dengan 2 kamar yang menghadap kolam renang utama bahkan lebih murah dari rate hotel, yaitu 600rb di hari biasa. Taman nya bersih, asik juga barbecue an depan villa.
Wahana ini cukup luas dengan 2 area di area utama dan area atas. Jika tanpa menginap, HTM dikenakan sebesar 40rb/orang. Lokasi sebesar itu cukup terjaga kerapihan dan kebersihannya, sehingga nyaman untuk dikunjungi. Walaupun ada pengumuman bahwa dilarang membawa makanan dari luar, nyatanya wahana ini menyediakan area khusus untuk piknik lesehan/bersantap. Terlihat beberapa pengunjung membawa rantang mapun thermos nasi besar. Sayangnya cafetaria maupun restoran standar banget pilihan menunya, seperti nasi/mie goreng, pecel ayam, batagor siomay, dan aneka cemilan lain. 
Fasilitas nya beragam, sabtu minggu wahana ini menyediakan live music di panggung yang cukup besar. Ada area untuk karaoke juga sepertinya, mungkin tinggal request ke management. Kamar bilas tersedia banyak di bawah maupun atas, namun tipsnya ada 3 KM yang terletak di atas villa, sehingga berasa agak private. Nah fasilitas-fasilitas nya bisa dilihat di gallery foto ya... Bayangan saya kayanya ko seru bikin lomba agustusan antar keluarga/grup di wahana utama yang ada ember tumpah dan flying foxnya. So far dengan kondisi hamil 4,5 bulan bisalah menikmati suasana disana dengan fasilitas yang ada, alhamdulillah relax banget rasanya pulang dari Guci. 



wahana Guciku

waterpark



deretan villa pool view
deretan kamar hotel di atas


4. Pemandian Umum
Wisata Pemandian Air Panas Guci, sebuah obyek wisata umum dengan kolam pemandian dan Pancuran 7 dimana semburan air panas alami dari guci-guci di pancuran tersebut kononnya bagus untuk kesehatan kulit maupun rematik. Selalu dipadati pengunjung, ada baiknya datang kesana lebih pagi. 




Okay, sekian dulu laporan dari TKP Guci! Blog walking lagi ya ke TKP-TKP lain di blog ini... 


Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Guci, destinasi untuk alasan plesir tipis pas weekend"

  1. Sepertinya saya lebih suka menginap di hotel.
    Persiapkan cemilan yang cukup sebelum sampai tujuan, aduh bisa kenyang duluan deh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe krn pasti bawa pasukan sekompi, maka cemilan utk mr bojo yg nyetir n anak2 jd menu wajib. Tq udh mampir.

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus